Selasa, 25 September 2012

Kaka Terus Berjuang Mendapat Tempat di Madrid



Di luar dugaan, Pelatih Real Madrid Jose Mourinho masih mempertahankan Ricardo Kaka. Dia tidak memasukkan Kaka ke dalam daftar pemain yang akan dijual. Padahal, pada musim lalu, Mou jarang menurunkan pemain depan asal Brasil itu.
Meski demikian, Kaka yakin dia bisa mencapai penampilan terbaiknya lagi. Penampilan yang mengantarkannya menjadi Pemain Terbaik Dunia 2007.
”Ini seperti saya memulai lagi semuanya pada usia 30 tahun setelah memenangi semua hal yang saya menangi. Saya bahkan bertanya kepada diri sendiri, seberapa besar semua upaya itu cukup berharga. Apakah lebih baik jika saya pergi ke tempat lain atau mungkin liga lain yang tingkat kompetisinya lebih rendah? Tentu saja jawabannya ’ya’. Saya masih menginginkan ini (Real Madrid),” ujar Kaka dalam wawancara dengan saluran televisi Globo pada Minggu (2/9).
Kaka tidak termasuk dalam tim Madrid pada Super Cup melawan Barcelona. Dia masih harus berjuang untuk bisa tampil di La Liga musim ini.
AC Milan berusaha meyakinkan Madrid untuk meminjamkan Kaka kepada mereka lagi. Namun, klub raksasa Spanyol itu hanya siap menjualnya. Mereka membayar 65 juta euro (sekitar Rp 780 miliar) kepada AC Milan demi mendapatkan Kaka, tiga tahun lalu.
Jendela perpindahan pemain baru ditutup Jumat pekan lalu dan Kaka tinggal di Madrid minimal sampai Januari 2013. Sementara persaingan di klub bertambah berat dengan kedatangan Luka Modric (Kroasia).
Untuk mengembalikan kemampuannya, waktu berlatih Kaka lebih panjang ketimbang pemain Madrid lainnya.
”Saya datang sebelum pemain lain, menjalani latihan berbeda, dan berlatih dengan tim. Satu-satunya cara saya bisa mendapat kesempatan lain adalah dengan berlatih lebih dari yang lainnya,” kata Kaka saat wawancara di kompleks latihan Real Madrid.
Dia menyadari, perlahan para penggemarnya mulai kehilangan harapan terhadap dirinya ”Saya belum kehilangan harapan. Saya yakin dapat melakukan banyak hal bagus di klub ini,” ujarnya.
Didera cedera
Kepindahan Kaka ke Real Madrid diikuti kepindahan Cristiano Ronaldo dari Manchester United ke Madrid, tidak lama kemudian. Sayang, Kaka kerap didera cedera, termasuk menjalani operasi pergelangan kaki setelah membela Brasil di Piala Dunia 2010.
Sekarang, Kaka mengatakan, dia tidak berlatih dengan sasaran untuk menjadi bagian dari 11 pemain starter, tetapi lebih fokus sebagai pemain cadangan.
”Kini, saya tidak ingin menjadi bagian dari pemain tim utama, tetapi hanya menjadi bagian dari pemain di klub,” katanya.
Kaka juga membantah spekulasi media massa Spanyol, yang menyebutkan dia berselisih dengan Mourinho sehingga jarang tampil.
”Kami memiliki hubungan profesional, saling menghormati. Normal bagi pelatih memercayai satu pemain lebih dari lainnya. Mourinho menegaskan, jika saya bertahan di klub, dia memberikan saya kesempatan yang sama,” ujar Kaka.
(Reuters/OKI)

Senin, 24 September 2012

Alves: Kaka Akan Baik-baik di Barca




BARCELONA, KOMPAS.com — Bek Barcelona, Daniel Alves, mengkritik cara Real Madrid memperlakukan rekan Brasil-nya, Ricardo Kaka.

"Jika menjadi Kaka, aku sudah lama pergi meninggalkan Madrid. Aku sedih karena aku mengagumi Kaka," sebutnya yang dilansir Esporte Interativo, Senin (17/9/2012).

Saat ini, Kaka memang belum pernah tampil dan terus menjadi penghangat bangku cadangan "Los Blancos". Gajinya yang besar membuat Madrid kesulitan melegonya pada bursa transfer lalu.

"Aku tak memiliki respek terhadap pemilik Madrid, mereka harus tahu cara menghormati seseorang yang dulunya pernah menjadi Pemain Terbaik Dunia," tandas Alves.

"Aku pikir hal itu tak akan terjadi di Barcelona," sambungnya lagi.

Alves tak berhenti beropini. Kali ini, eks pemain Sevilla itu menyebut pelatih terbaik dunia versinya.

"Pep Guardiola adalah pelatih terbaik dalam karierku. Kemampuannya yang paling komplet, seseorang yang selalu ada saja yang dapat dipelajari darinya setiap hari. Itulah beda dirinya dengan pelatih lain yang ada dalam kehidupanku," tutur Alves.

Ia pun yakin kedinginan tangan Pep akan mampu mengangkat tim mana pun di seluruh dunia.

"Aku kagum kepadanya," cetus Alves
.
Sumber :
Football Espana
Editor : Daniel Sasongko